Akta Perkawinan

 

I.Prosedur & Tata Cara Penerbitan Akta Perkawinan.
  1. Pemohon :
    Mengisi formulir permohonan pencatatan perkawinan serta melampirkan persyaratan yang diperlukan.
  2. Petugas Loket :
    a.Menerima dan meneliti berkas permohonan pencatatan perkawinan beserta persyaratan yang diperlukan.
    b.Mengirim berkas permohonan beserta persyaratan kepada Kepala Sub Bidang Pelayanan Catatan Sipil.
  3. Kepala Sub Bidang Pelayanan Catatan Sipil :
    a.Menerima dan meneliti berkas permohonan yang diajukan.
    b.Membuat konsep pengumuman permohonan pencatatan perkawinan.
    c.Memberi petunjuk dan meneruskan kepada Operator untuk diproses.
  4. Petugas Operator :
    a.Menerima petunjuk dan meneliti berkas permohonan dari Kepala Sub Bidang Pelayanan Catatan Sipil.
    b.Melakukan proses pencatatan akta perkawinan.
    c.Melakukan proses pencetakan rancangan akta dan kutipan akta perkawinan.
    d.Menyerahkan hasil pencetakan akta dan kutipan akta beserta berkas permohonan kepada Kepala Sub Bidang Pelayanan Catatan Sipil.
  5. Kepala Sub Bidang Pelayanan Catatan Sipil :
    a.Menerima dan meneliti rancangan akta dan kutipan akta perkawinan beserta berkas permohonan serta memarafnya.
    b.Mengirimkan rancangan akta dan kutipan akta perkawinan beserta berkas permohonannya kepada Kepala Bidang Catatan Sipil.
  6. Kepala Bidang Catatan Sipil :
    a.Menerima dan meneliti rancangan akta dan kutipan akta perkawinan beserta berkas permohonan serta memarafnya.
    b.Mengirimkan rancangan akta dan kutipan akta perkawinan beserta berkas permohonannya kepada Kepala Sub Bidang Pelayanan Catatan Sipil dan diteruskan kepada petugas loket untuk penanda tanganan oleh pemohon dan saksi-saksi.
  7. Petugas Loket :
    a.Menerima rancangan akta dan kutipan akta perkawinan dari Kepala Sub Bidang Pelayanan Catatan Sipil.
    b.Meminta tanda tangan pemohon dan saksi-saksi pada rancangan akta dan kutipan akta.
    c.Mengirim rancangan akta dan kutipan akta perkawinan beserta permohonannya kepada Kepala Sub Bidang Pelayanan Catatan Sipil untuk diteruskan pada Kepala Badan.
  8. Kepala Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil dan Keluarga Berencana : :
    a.Menerima dan meneliti rancangan akta dan kutipan akta perkawinan beserta berkas permohonan dari Kepala Sub Bidang Pelayanan Catatan Sipil.
    b.Menanda tangani akta dan kutipan akta perkawinan.
    c.Mengirim akta dan kutipan akta perkawinan beserta berkas permohonan kepada Kepala Bidang Catatan Sipil.
  9. Kepala Bidang Catatan Sipil :
    a.Menerima akta dan kutipan yang telah ditanda tangani beserta berkas permohonan dari Kepala Badan.
    b.Menyerahkan kutipan akta kepada Kepala Sub Bidang Pelayanan Catatan Sipil untuk diteruskan kepada petugas loket pelayanan.
    c.Mengirim berkas dan akta perkawinan kepada Kepala Sub Bidang Penyimpanan dan Pemeliharaan Dokumen Catatan Sipil untuk didokumentasikan.
  10. Petugas Loket Pelayanan :
    a.Menerima kutipan akta perkawinan dari Kepala Sub Bidang Pelayanan Catatan Sipil.
    b.Menerima pembayaran biaya penerbitan akta perkawinan dari pemohon.
    c.Menyerahkan kutipan akta perkawinan pada pemohon.
    d.Membuat tanda terima penyerahan kutipan akta perkawinan.
  11. Pemohon :
    a.Menanda tangani tanda terima penyerahan kutipan akta perkawinan.
    b.Menerima kutipan akta perkawinan dan bukti pembayaran dari petugas loket.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Last Update:19-02-2009 09:44